Bandingkan Daftar

Miris…Menyedihkan…Gajah Mati Berdiri Setelah Makan Nanas Berisi Petasan

Miris…Menyedihkan…Gajah Mati Berdiri Setelah Makan Nanas Berisi Petasan

Miris! Gajah hamil mati setelah makan nanas isi petasan! Melansir travel.detik.com Malangnya nasib gajah di India. Dikutip dari NDTV oleh detikcom, seekor gajah sedang hamil mati setelah makan nanas berisi petasan. Pejabat kehutanan mengatakan gajah ini mati keadaan berdiri di Sungai. Nanas dengan petasan digunakan penduduk untuk melindungi ladang dari babi hutan. Tak hanya induk gajah yang menjadi korban tapi juga anak dalam kandungannya. “Dia mempercayai semua orang. Ketika nanas yang dia makan meledak, dia pasti terkejut dan tidak memikirkan diri sendiri, tapi anak yang akan dia lahirkan dalam 18 hingga 20 bulan mendatang,” kata petugas hutan, Mohan Krishnan dalam Facebook. Kuatnya ledakan petasan, lidah dan mulut gajah terluka parah. Gajah ini kemudian berjalan di desa, kesakitan dan kelaparan. Dia tidak bisa makan karena lukanya. Dalam keadaan kesakitan, gajah ini tidak merusak apapun yang ada di desa. Gajah itu berjalan ke Sungai Velliyar dan berdiri di sana. Petugas mengerahkan dua gajah untukm engeluarkannya dari sungai. Setelah berupaya berjam-jam, gajah ini mati keadaan berdiri di air. Gajah ini dibawa ke dalam hutan untuk dikremasi.

Artikel ini telah tayang di chanel Youtube The Shiny Peanut .

Pos terkait

Hasil Studi Terbaru, Golongan Darah ini Lebih Kebal Dari Virus Corona

Sebuah perusahaan bioteknologi yang berpusat di Amerika Serikat (AS) melakukan penelitian pada...

Lanjutkan membaca
Adrian Ho
oleh Adrian Ho

Tahukah Anda Kenapa…Orang Amerika menyebut Soccer, Sedangkan Orang Inggris Menyebut Football ?

Masyarakat Indonesia menyebut ajang ini dengan pesta akbar sepak bola. istilah sepak bola itu...

Lanjutkan membaca
Adrian Ho
oleh Adrian Ho

Vladimir Putin Sediakan Uang 100 Jt Bagi Warga Rusia Yang Bersedia Beranak Pinak

Presiden Rusia, Vladimir Putin pada hari Rabu (15/1/2020) mengumumkan insentif keuangan baru...

Lanjutkan membaca
Adrian Ho
oleh Adrian Ho